Apr
08

Empat Wajah Kelas Menengah

Empat Wajah Kelas Menengah (The Four Faces of Middle Class) merupakan judul suplemen majalah Marketeers edisi bulan Maret 2012 kemarin. Menurut artikel tersebut, di Indonesia ada empat kategori masyarakat yang masuk ke kelas ekonomi menengah. Keempat wajah kelas menengah itu adalah

  1. The Image Booster
  2. The Social Climber
  3. The Hard Worker
  4. The Future Planner

Read the rest of this entry »

Mar
12

Menghadapi Anak yang Suka Berteriak dan Membentak

Di lingkungan rumah tinggal kita, mungkin kita sering melihat anak-anak yang suka berteriak ketika ada sesuatu yang menyulut emosinya. Bahkan mereka membentak-bentak dan membanting sesuatu. Akhirnya, orang tua menuruti semua keinginannya daripada anak bertambah marah dan merusakkan barang-barang.

Bagaimana sih cara mengatasi anak yang suka berteriak, membentak, dan bahkan merusakkan barang seperti ini?

Menurut buku “Ayah Edy Menjawab”, anak tidak mungkin biasa berteriak, membentak, atau membanting barang-barang kalau tidak ada yang dicontoh. Hayooo, jangan-jangan mereka pernah melihat orang tuanya atau anggota keluarga lain melakukan hal-hal tersebut.

Solusinya adalah ketika anak meminta sesuatu dengan berteriak atau membentak, jangan turuti permintaannya. Minta anak untuk mengulangi permintaannya dengan sopan dan lembut. Tatap mata anak dan katakan dengan lembut kalau anak meminta baik-baik, kita (orang tua) baru memenuhi permintaannya.

Read the rest of this entry »

Mar
11

Berkompromi dengan Anak agar tidak Rewel di Tempat Umum

Saat kita keluar rumah bersama keluarga untuk belanja atau keperluan lainnya, kadang kala anak kita merengek meminta dibelikan sesuatu yang tidak ada dalam rencana sebelumnya. Misalnya ketika pergi ke supermarket anak minta dibelikan mainan, mobil-mobilan yang tidak ada dalam rencana belanja. Ketika tidak dipenuhi, anak akan menangis keras sehingga kita menjadi pusat perhatian pengunjung yang lain. Sebagai orang tua, kadang kala kita kerepotan dan malu dibuatnya.

Bagaimana caranya ya supaya anak tidak rewel dan minta macam-macam ketika bepergian di tempat umum?

Dari buku “Ayah Edy Menjawab” yang pernah saya baca, kita sebagai orang tua harus selalu menjelaskan dan membuat perjanjian dengan anak sebelum pergi. Kita harus menjelaskan kemana akan pergi bersama dan dalam rangka apa. Tepat sebelum berangkat, ingatkan sekali lagi perjanjian yang dibuat tadi apakah akan pergi untuk berbelanja keperluan bulanan, makan bersama, membeli keperluan sekolah, membeli mainan, dan sebagainya.

Sesampainya di tempat tujuan, kadang kala anak masih meminta sesuatu di luar kesepakatan. Kalau permintaannya memungkinan untuk kita turuti di lain waktu, misalnya mau bermain di area bermain, jelaskan kepada anak bahwa bermain tidak ada di perjanjian awal dan bisa dijadwalkan lain waktu khusus untuk bermain di area tersebut.

Read the rest of this entry »

Mar
08

Mengatasi Anak yang Menangis untuk Mendapatkan Keinginannya

Sering kali kita melihat anak kita dan orang lain menangis dan merengek ketika meminta sesuatu. Mereka menjadikan tangisan sebagai senjata utama untuk mendapatkan keinginannya. Ketika keinginan mereka ditolak, tangisannya akan semakin menjadi-jadi sehingga mengganggu ketenangan orang lain.

Sebenarnya bagaimana cara mengatasi dan sikap bijaksana dalam menghadapi anak yang menggunakan tangisannya sebagai senjata untuk meraih keinginannya?

Menurut Ayah Edy dalam bukunya “Ayah Edy Menjawab“, ketika anak yang menggunakan tangisannya memperoleh apa yang mereka inginkan, ia akan mengulanginya pada kesempatan yang lain. Orang tua harus mencoba menghentikannya agar kejadian tersebut tidak berulang lagi dan tidak semakin menjadi-jadi disertai perlawanan yang keras.

Read the rest of this entry »

Feb
20

Buku Parenting Baru – Ayah Edy Menjawab

Pertengahan Januari 2012 kemarin, saya membeli beberapa buku. Salah satunya adalah buku parenting yang berjudul “Ayah Edy Menjawab: 100 Persoalan Sehari-hari Orangtua yang Tidak Ada Jawabannya di Kamus Manapun”.

Ayah Edy Menjawab

Di dalam buku tersebut, ayah Edy memberikan contoh kasus yang sering terjadi dalam pengasuhan anak. Di setiap kasus, dijelaskan bagaimana solusinya, apa yang seharusnya dilakukan oleh orang tua. Menurut saya bukan hanya orang saja yang melakukannya, tetapi siapapun yang ikut dalam pengasuhan anak (pembantu, pengasuh, kakek, nenek, dsb).

Alhamdulillah dengan menerapkan beberapa solusi yang diberikan di buku tersebut, pengasuhan anak menjadi terasa lebih gampang. Memang saat melakukannya tidak gampang, hati harus tegar dan konsisten saat menerapkannya.

Ya… Menjadi ortu tuh ga gampang… Sampe kuliah jg ga pernah ada pelajarannya (parenting)… So, banyak baca buku, ikut seminar, banyak diskusi, banyak sabar, banyak ikhlas…

Jan
30

Anak-Anak Belajar dari Kehidupannya

Anak-anak belajar dari kehidupan yang dijalaninya.

Bila seorang anak hidup dengan kritik, ia akan belajar menghukum.

Bila seorang anak hidup dengan permusuhan, ia akan belajar kekerasan.

Bila seorang anak hidup dengan ketakutan, ia akan belajar dengan rasa cemas.

Bila seorang anak hidup dengan rasa kasihan, ia akan belajar mengasihani diri sendiri.

Bila seorang anak hidup dengan kecemburuan, ia akan belajar untuk merasa iri.

Bila seorang anak hidup dengan olokan, ia akan menjadi malu.

Bila seorang anak hidup dengan rasa malu, ia belajar merasa bersalah.

Bila seorang anak hidup dengan dorongan, ia belajar percaya diri.

Bila seorang anak hidup dengan toleransi, ia belajar tentang kesabaran.

Bila seorang anak hidup dengan pujian, ia belajar tentang penghargaan.

Bila seorang anak hidup dengan penerimaan, ia belajar untuk mencintai.

Bila seorang anak hidup dengan dukungan, ia belajar untuk menyukai diri sendiri.

Bila seorang anak hidup dengan pengakuan, ia belajar untuk mempunyai tujuan.

Bila seorang anak hidup dengan berbagi, ia belajar tentang kebaikan.

Bila seorang anak hidup dengan kejujuran, ia belajar tentang kebenaran.

Bila seorang anak hidup dengan keadilan, ia belajar menjalankan keadilan.

Bila seorang anak hidup dengan kebaikan dan perhatian, ia belajar tentang menghormati.

Bila seorang anak hidup dengan ketentraman, ia belajar tentang iman.

Bila seorang anak hidup dengan persahabatan, ia belajar untuk mencintai dunia.

Dorothy Law Nolte, Ph.D. (1972)

Dikutip dari buku Ayah Edy yang berjudul “Ayah Edy Menjawab: 100 Persoalan Sehari-hari Orangtua yang tidak Ada Jawabannya di Kamus Mana Pun

Aug
26

Jalur Selatan Lebih Asyik

Lebaran 2011 sebentar lagi akan datang. Semoga amal ibadah puasa Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT, dan semua dosa kita mendapat ampunan dari-Nya.

Jalur Selatan di sekitar Nagrek

Jalur Selatan di sekitar Nagrek

Kemarin malam sekitar pukul 24.00, saya sampai di Tulungagung dari Jakarta bersama dua orang keponakan dan seorang sopir. Tahun ini, kami mencoba rute Jalur Selatan, tidak melalui Jalur Pantura seperti biasanya. Kota yang kami lewati antara lain Bandung, Garut, Banjar, Kebumen, Yogyakarta, Wonogiri, Ponorogo, Trenggalek, dan akhirnya sampailah ke Tulungagung.

Jalur Selatan memiliki tantangan maupun kelebihan yang berbeda dengan Jalur Pantura: Read the rest of this entry »

May
05

Rawat Inap Pertama Hisyam

Hari Kamis (28 April 2011) sore kemarin, Hisyam masuk RS karena gejala DB. Setelah diberi tindakan awal d ruang IGD, Hisyam dinyatakan harus rawat inap. Saya dan bundanya sepakat untuk mencari kelas kamar yg satu ruang satu pasien. Pertimbangan kami saat itu adalah:

  1. Anak kecil ketika sakit jadi rewel. Kalau satu ruang lebih dari satu pasien, nanti bisa saling ganggu ketika ada yang rewel
  2. Kami tidak tau pasien yang lain sakit menular atau tidak. Kalau menular, kasihan hisyam kalau tertular karena kondisi tubuhnya tidak fit
Hisyam saat rawat inap di RS

Hisyam saat rawat inap di RS

Ternyata kamar untuk kelas tersebut sedang penuh. Akhirnya kami ambil kelas kamar di bawahnya (kelas I) yang satu ruang dua pasien. Alhamdulillah kamar masih kosong sehingga Hisyam bisa istirahat dengan nyenyak, dan saya mendapatkan 1 bed ekstra. Read the rest of this entry »

Jan
26

Selangkah demi Selangkah

Tanggal 25-JAN-2011 kemarin, Hisyam tepat berumur 1 tahun 3 bulan. Perkembangan fisik dan non-fisiknya alhamdulillah baik. Tingginya sudah mencapai 81 cm, yang menurut standar sebenarnya merupakan tinggi anak 17 bulan. Berat badannya memang sempat menyentuh batas bawah karena sakit. Alhamdulillah sekarang sudah naik lagi mencapai titik normal, sekitar 11,1 kg.

Hisyam berdiri sendiri

Hisyam Berdiri Sendiri

Hisyam juga sudah mulai bisa jalan sendiri meskipun baru 3-4 langkah. Selangkah demi selangkah, di usia 1,5 tahun insyaallah dia sudah bisa berlari sendiri :D Jadi saat lebaran tahun ini Hisyam bisa bermain kejar-kejaran dengan sepupu-sepupunya.

Selamat ya, Nak! Semoga Hisyam tumbuh dengan baik, dan sehat selalu :)

Aamiin…

Jan
10

Kenangan Almarhumah Mbah

Sudah seminggu lebih Mbah (jawa: Nenek) meninggalkan saya dan keluarga besar untuk selama-lamanya. Beliau meninggal hari Rabu, 28 Desember 2010, sekitar pukul 21.50 di RS Baptis, Kediri.

Mbah adalah orang yang sangat spesial bagi keluarga. Beliau sangat sabar dan sangat sayang terhadap anak cucunya. Hampir tidak pernah saya melihat beliau marah sejak saya kecil sampai terakhir kali bertemu dengan beliau lebaran tahun 2010 kemarin. Beliau juga sangat hebat dan kuat, mampu membesarkan anak-anaknya sendirian lebih dari 30 tahun. Suaminya (mbah kakung saya) lebih dahulu meninggal ketika Ibu saya masih kuliah.

Kenangan manis yang paling membekas adalah ketika saya masih anak-anak. Setiap saya pulang sekolah, beliau yang mengurus saya karena Ibu masih di kantor. Beliau membantu saya membereskan baju sekolah dan menyiapkan makan siang saya dan kakak. Mbah juga sering mengajak saya dan kakak bermain dakon (congklak), dam-daman (nama umumnya apa ya?), dan beberapa permainan tradisional lainnya. Setiap hari, rasanya penuh keceriaan di sisi beliau. Read the rest of this entry »

Older posts «

Start